Matahari sudah ditelan oleh langit malam
ditemani oleh terangnya lampu jalanan,Elang masih saja memetik gitarnya duduk
dan bersandar di depan angkutan umum yang sedang menunggu lampu hijau menyala sambil
menyanyikan sebuah lagu yang umumnya dinyanyikan oleh anak jalanan.
“sungguh..ku..me..”belum sempat untuk mengakhiri lagunya seorang anak
laki-laki menghampiri dan memotong nyanyian Elang.
“aduh apaan sih lo Der! jangan narik-narik baju gue kaya gitu deh,lo
tau nggak gue itu belum sempet mintain duit ke penumpang gara-gara lo ini
arggh.”wajah kesalnya seakan ingin sekali manghakimi Deri yang telah membuat ia
kehilangan rezeki untuk makan adiknya di rumah.
“udah lo jangan kesel dulu lang,gue samperin lo Cuma mau kasih ini kok
nih lo harus lihat.”dari tangannya Deri memberikan koran yang mulai dijatuhi
titik air hujan.